12 Kunci Membangun Kepercayaan

July 26, 2013

kepercayaan

Pondasi dari setiap hubungan, entah itu dengan rekan bisnis, pasangan, orang tua, atau klien adalah kepercayaan. Kepercayaan adalah sesuatu yang tidak dapat dibangun dengan teknik yang cepat. Sebaliknya, itu adalah sesuatu yang ditanamkan melalui kebiasaan yang konsisten dalam interaksi Anda.

12 Pola Perilaku yang Meningkatkan Kepercayaan Dalam Hubungan Anda

1. Jadilah transparan

Jangan mencoba untuk menyembunyikan sesuatu dari orang lain. Hindari untuk memiliki agenda tersembunyi. Anda mungkin berpikir anda dapat menarik keuntungan cepat pada orang lain. Anda tidak bisa. Kebanyakan orang memiliki intuisi yang baik dan meskipun mereka tidak menyadari bahwa anda sedang menyembunyikan sesuatu, mereka sangat mungkin akan memiliki perasaan tidak enak di sekitar anda. Jika mereka tidak merasa nyaman di sekitar anda, mereka tidak dapat mempercayai anda.

Aspek lain yang buruk dengan memiliki agenda tersembunyi adalah hal itu akan mengikis kemampuan anda untuk mempercayai orang lain. Anda akan berasumsi bahwa jika anda tidak sepenuhnya transparan, maka orang lain pun akan seperti itu. Namun ketika anda dapat dipercaya, anda akan melihat orang lain sebagai pihak yang lebih dapat dipercaya juga.

2. Jadilah tulus

Hal ini mirip dengan poin sebelumnya. Hanya mengatakan apa yang anda maksud. Jadilah jujur dengan kata-kata anda. Hindari mencoba memainkan kata-kata anda untuk memanipulasi orang lain. Jangan memberikan pujian palsu, merendahkan orang lain atau mengatakan sesuatu hanya karena anda berpikir anda harus. Sekali lagi, orang lain memiliki ‘detektor’ yang baik. Ketika orang lain tahu bahwa anda hanya berbicara kebenaran, maka akan meningkatkan kepercayaan mereka untuk anda. Semua orang mencintai keaslian.

3. Fokus pada nilai tambah

Dalam hubungan apapun, selalu miliki kepentingan terbaik di hati orang lain. Bekerja keras untuk memberikan sebanyak atau lebih dari yang anda bisa berikan. Ketika anda secara konsisten memberi nilai tambah kepada hidup seseorang, mereka tidak hanya merasa seperti anda berada di pihak mereka, mereka juga memiliki keinginan untuk membalas. Dalam hubungan bisnis, ini berarti selalu menepati di bawah janji dan memberikan lebih. Dalam hubungan pribadi, berarti fokus pada pemenuhan kebutuhan orang lain, dibanding fokus untuk kepentingan anda sendiri.

4. Hadirlah jiwa dan raga

Hal terakhir yang seseorang tidak inginkan adalah memiliki percakapan dengan seseorang yang pikiran atau jiwanya tidak hadir. Fokuslah mendengarkan orang lain. Setiap kali anda berada dengan seseorang, buatlah mereka fokus utama Anda. Jangan berpikir tentang pekerjaan saat anda berada di rumah berbicara dengan pasangan Anda. Sebaliknya jangan berpikir tentang kehidupan di rumah ketika anda berada dengan klien. Ketika terkait dengan hubungan, keberadaan berarti waktu yang berkualitas dan waktu yang berkualitas akan membangun kepercayaan.

5. Selalu memperlakukan orang dengan hormat

Sejak kecil, kita telah diajarkan untuk menghormati. Namun, ketika aturan tersebut bisa dilanggar dan tidak ada konsekuensinya, kita sering dapat terlibat dalam perilaku-perilaku yang kurang baik. Ini mencakup tindakan bergosip di belakang seseorang.

Selalu ingat bahwa nilai yang melekat pada orang lain sebagai manusia adalah mereka berhak untuk diperlakukan dengan bermartabat. Ketika orang-orang tahu bahwa anda akan selalu memperlakukan mereka dengan hormat, sangat wajar jika kepercayaan akan tumbuh.

6. Bertanggung jawab

Bila anda telah mengacaukan sesuatu, yang harus anda selalu lakukan adalah cepat untuk membersihkannya. Jangan beralasan dan ambil tanggung jawab. Membenarkan atau membuat alasan mungkin membantu anda dalam jangka pendek, tetapi dalam jangka panjang, hal itu sama sekali tidak berarti untuk membangun karakter anda atau tingkat kepercayaan yang diberikan pada anda. Akuntabilitas adalah sifat langka hari ini karena kebanyakan orang ingin menghindari konsekuensi negatif dengan cara apapun. Berani untuk menjadi berbeda dan anda akan memenangkan kepercayaan dari orang lain.

7. Fokus pada umpan balik

Kecuali anda seorang pembaca pikiran, satu-satunya cara anda dapat mengetahui seberapa baik hubungan berjalan adalah dengan mendapatkan umpan balik dari orang lain. Bukan hanya menunggu untuk menerima umpan balik, namun proaktif mencarinya. Banyak orang takut untuk memberikan umpan balik, terutama jika negatif, karena takut bahwa mereka akan menyinggung. Mintalah dengan ketulusan dan respon dengan hormat, maka mereka akan jauh lebih bersedia. Ambil semua umpan balik, baik yang positif maupun negatif, dan dengan penilaian anda sendiri sesuaikan perilaku anda.

8. Menerima kritik dengan baik

Belajarlah untuk mengatasi kritik dengan berkat. Dibanding anda melakukan sikap defensif, pertimbangkan kemungkinan bahwa apa yang orang lain katakan mungkin benar. Menutup diri dari kritik memiliki efek menutup juga semua komunikasi.
Dalam beberapa kasus, kritik mungkin memang tidak akurat. Dalam hal ini, anda memiliki kesempatan untuk menunjukkan empati. Cobalah untuk memahami masalah dari sudut pandang orang lain. Mungkin kritik hanyalah serangan terselubung yang berasal dari kekecewaan terdalam mereka pada anda. Dalam kasus ini, kesediaan anda untuk menggali lebih kekecewaan mereka tanpa sikap defensif tentu akan meningkatkan kepercayaan dalam hubungan.

9. Tetapkan batas

Tetapkan kejelasan tentang bagaimana anda mengharapkan orang untuk berperilaku di sekitar anda. Sekali lagi, lakukan ini dengan sikap yang dewasa: menjadi tulus dan hormat. Bila anda memiliki standar yang jelas, orang tahu persis bagaimana berperilaku di sekitar anda dan yang memberi mereka kepastian. Kekuatan yang anda komunikasikan dengan menetapkan batas-batas akan membangun kepercayaan.

10. Tindakan berkelas

Tahan diri anda demi mewujudkan standar yang lebih tinggi. Cepatlah meminta maaf ketika anda tahu anda salah. Hanya berbicara hal-hal yang baik tentang orang lain, bahkan ketika mereka berbicara negatif kepada anda.

Mengapa anda melakukan ini? Pertama, bayangkan apa perasaan anda mengetahui bahwa orang lain hanya memiliki pengalaman yang baik dengan anda. Kedua, bayangkan berapa banyak kepercayaan yang akan timbul pada orang lain. Akhirnya, bayangkan contoh yang anda tetapkan untuk orang lain – Tingkah laku orang lain akan bertambah baik hanya dengan berada di sekitar anda secara rutin.

11. Kata-kata anda adalah sebuah ikatan

Tepati semua janji yang anda buat dan pastikan bahwa anda membuat janji dengan hemat. Buatlah kata-kata anda lebih kuat dibanding kontrak tertulis. Jangan membuat janji-janji kosong dan memanipulasi orang.

Ketika anda telah membuat janji yang tidak lagi bermanfaat bagi anda, bukan berarti anda memutuskan untuk tidak menindaklanjuti, cobalah untuk menegosiasikan perjanjian baru. Bila anda menegosiasikan perjanjian, pastikan bahwa komitmen baru memberikan nilai lebih kepada orang lain.

12. Jadilah konsisten

Di atas semuanya itu, jadilah konsisten dalam perilaku anda. Jangan terlibat dalam perilaku sesekali hanya karena anda merasakan kenyamanan. Konsistensi adalah kunci untuk kepercayaan anda. Tindakan-tindakan kecil akan menambah nilai anda dan track record dari karakter-karakter anda yang baik akan sangat berharga dalam hubungan apapun. Peganglah prinsip, maka kepercayaan akan mengikuti dengan mudah.

Comments

comments

 

 

Previous post:

Next post: