5 Mantan Model Seksi yang Kini Menjadi Anggota DPR

February 12, 2014

Memiliki paras cantik, tubuh yang indah, berwawasan akademis dan kepekaan sosial, para model ini mulai menapaki karir politik tanah air.

Dengan bermodalkan ketenaran dan koneksi, tidak sulit bagi mereka untuk mendapatkan tawaran bergabung dari partai politik tertentu.

Figur mereka yang terkenal menjadi jaminan bagi orang-orang untuk memilihnya sebagai wakil rakyat, yang tentu saja memiliki kontribusi yang besar untuk mendongkrak popularitas dan kemenangan partai.

Sukses menjadi anggota DPR pada pemilu kali lalu, berhasilkah para model dan artis ini terpilih kembali di pemilu tahun 2014 ini?

Berikut ini adalah lima mantan model dan artis yang sukses duduk di kursi parlemen :

1. Okky Asokawati

anggota dpr

Ia mulai dikenal masyarakat ketika menjadi Putri Bergaun Malam Terbaik versi Majalah Gadis pada tahun 1978. Namanya kemudian semakin melambung ketika perancang busana terkenal Iwan Tirta menjadikan Okky sebagai modelnya dalam fashion show yang ia selenggarakan. Setelah itu ia mulai sering terlihat menghiasi sampul majalah remaja dan wanita.

Wanita bertanggal lahir 6 Maret 1961 ini, dianggap memiliki talenta juga dalam bidang pengelolaan berita, sehingga tak heran jika ia dipercaya memegang posisi yang cukup penting di majalah Sarinah (1992-1994) dan Matra (1990-1994) sebagai redaktur pelaksana. Kegiatannya di dunia pers tersebut yang kemudian mendorong Okky untuk menerbitkan sebuah buku berjudul “Jangan Menoleh ke Belakang” di tahun 2005.

Dunia modeling, iklan, akting, presenter, dan menjadi penulis buku ternyata tidak membuat anak kelima dari enam bersaudara pasangan Ajudan Komisaris Besar Polisi A. Tanuamijaya dan Soetarjiah ini merasa puas diri. Ia memiliki keinginan untuk terjun ke dunia politik, dunia yang sama sekali asing baginya. Akhirnya pada tahun 2009, dengan diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Okky berhasil menempati satu kursi sebagai anggota DPR RI. Ia terpilih menjadi anggota Komisi IX.

Okky mengaku bahwa ia terlambat terjun di dunia politik. Menurutnya, para wanita harus mengenal politik sejak usia muda jika ingin berkecimpung di dalamnya.

Kini, Okky tidak hanya aktif sebagai anggota Komisi IX, ibu yang telah memiliki dua orang anak ini juga sering menerima undangan sebagai pembicara dalam seminar serta juri di beberapa kompetisi modeling.

2. Venna Melinda

anggota dpr

Mantan Puteri Indonesia, model dan artis yang kini memutuskan merambah dunia politik ini, pada awalnya menjalani karir di dunia hiburan sebagai salah satu pemain di film Catatan si Boy 2.

Namanya mulai semakin terkenal seiring keikutsertaannya pada kontes Abang None Jakarta tahun 1993, dan dilanjutkan dengan mengikuti ajang pemilihan Puteri Indonesia pada tahun 1994 dimana ia berhasil menjadi juara pertama. Setelah itu karirnya di dunia hiburan semakin menanjak dengan banyaknya tawaran untuk membintangi sinetron.

Merasa tidak cukup dengan menjelajahi dunia sinetron, wanita yang lahir di Surabaya pada tanggal 20 Juli 1972 ini kemudian menerbitkan buku berjudul Venna Melinda’s Guide To Good Living. Buku ini salah satunya bercerita tentang keputusannya untuk mengambil kehidupan seperti yang dia jalani sekarang ini.

Pada tahun 2009, Venna mulai terjun ke politik dengan mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI di bawah bendera Partai Demokrat. Ia akhirnya berhasil mengambil satu jatah kursi disana. Karir politiknya semakin berkembang ketika awal tahun 2010 ia dinominasikan sebagai bakal calon Bupati Blitar dari partai Demokrat. Namun sayangnya ia tidak lolos. Saat ini ia tetap berkonsentrasi sebagai anggota DPR.

3. Nurul Arifin Qomaril

anggota dpr

Artis kelahiran Bandung 48 tahun silam ini melihat masih sedikitnya wanita yang duduk sebagai anggota DPR, sehingga banyak kebijakan yang dihasilkan pun tidak mengakomodir kepentingan kaum wanita.

Nurul menjelaskan, statistik penduduk di Indonesia dimana wanita memiliki komposisi 51 persen sama sekali tidak tercermin dalam komposisi gender di parlemen. Apalagi jika dibandingkan dengan statistik pemilu yang menunjukkan bahwa 57 persen pemilih adalah wanita.

Nurul menegaskan bahwa pada tingkat pengambilan keputusan, wanita harus memiliki akses dan fasilitas yang lebih baik, sehingga mereka bisa menjalankan tugasnya dengan lebih mudah.

“Semoga dengan terjunnya saya ke politik, dapat dilihat sebagai bentuk pengabdian saya kepada bangsa dan negara. Karena saya memiliki idealisme untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita, khususnya pendidikan dan kesehatan bagi wanita dan anak-anak, serta menghilangkan kekerasan terhadap wanita yang masih sering terjadi,” begitu kata wanita yang memiliki tanggal lahir 18 Juli 1966 ini melalui situs resminya.

Sejak Nurul dipilih oleh sebuah lembaga independen yang mengkaji masalah politik dan pemilu pada tahun 2003, sebagai salah satu wanita yang berpotensi menjadi calon anggota DPR, ia kebanjiran tawaran untuk bergabung dari partai-partai politik. Akhirnya Nurul memutuskan untuk merapat di partai Golkar dan menjadi bagian dari komisi II DPR RI.

4. Inggrid Maria Palupi Kansil

anggota dpr

Inggrid adalah istri dari Syarifuddin Hasan, Menteri Koperasi dan UKM. Ia mengawali karirnya sebagai bintang iklan. Seiring namanya yang mulai menanjak, ia pun mendapat tawaran untuk membintangi beberapa sinetron.

Dalam Pemilu 2009 lalu, wanita kelahiran Cianjur, Jawa Barat, 9 November 1976 ini berhasil mengambil jatah satu kursi sebagai anggota DPR dari fraksi Partai Demokrat. Ia duduk di komisi VII yang salah satu agendanya adalah menangani permasalahan trafficking di Indonesia. Berbagai upaya telah ia lakukan untuk menurunkan kasus-kasus trafficking yang banyak menimpa kaum wanita dan anak-anak.

Pada tahun 2013, alumnus Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta ini juga sempat maju dalam pemilihan walikota Sukabumi.

5. Rieke Diah Pitaloka Intan Permatasari

anggota dpr

Siapa yang tidak mengenal wanita yang satu ini? Perannya sebagai Oneng dalam film Bajaj Bajuri telah menjadi perbincangan di seantaro Indonesia.

Wanita kelahiran Garut, 8 Januari 1974 ini mengawali karir di dunia hiburan sebagai bintang sinetron. Cukup banyak sinetron yang telah dibintanginya, namun dalam film Bajaj Bajuri-lah namanya mulai terkenal.

Dalam film tersebut, sosok Oneng yang polos, blo’on dan sering mengundang tawa menjadi daya tarik tersendiri. Ia pernah meraih penghargaan sebagai Aktris Wanita Terpuji dari Forum Film Bandung 2003.

Beberapa tahun yang lalu, ia meninggalkan bidang seri peran, dunia yang telah membuat namanya melambung ini. Ia kemudian memutuskan untuk ikut terjun ke dunia politik bersama-sama dengan beberapa rekan seprofesinya. Dalam perjalanan karir politiknya, wanita lulusan Universitas Indonesia ini sempat mengalami hal-hal yang kurang menyenangkan karena dianggap terlalu vokal. Ancaman-ancaman pun mulai berdatangan yang berasal dari oknum-oknum lawan politiknya. Namun hal ini tidak membuatnya patah semangat untuk terus menyuarakan kepentingan rakyat.

Karir politik Rieka dimulai ketika ia menjadi wakil sekretaris jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa. Setelah itu ia masuk ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) pimpinan Megawati Soekarnoputri.

Pada tahun 2009, berbekal popularitasnya, ia maju sebagai calon anggota legislatif mewakili Daerah Pemilihan Jabar II, dengan diusung oleh PDI-P. Ia akhirnya sukses menuju Senayan menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014. Kemudian Pada tahun 2013, ia sempat mencalonkan diri dalam Pilkada Jawa Barat, namun kalah suara.

Di tengah kesibukannya dalam dunia politik, Rieke juga berhasil menyelesaikan studi S2 nya di Fakultas Filsafat Universitas Indonesia (UI).

Comments

comments

 

 

Previous post:

Next post: